IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) DARI HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI WILAYAH PERTAMBAKAN DESA SEGINTUNG, KUALA PEMBUANG II

[MOHON TIDAK MENSITASI NASKAH INI SAMPAI 1 JUNI 2019 - PDF NASKAH DAPAT DI DOWNLOAD 1 JUNI 2019]

  • Leni Handayani Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Darwan Ali Kampus Kuala Pembuang
  • Iftisar Rozikin Program Studi Budidaya Perairan Fakultas Pertanian Universitas Darwan Ali Kampus Kuala Pembuang
Keywords: Kepiting Bakau,, Ektoparasit, Identifikas, Intensitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis ektoparasit yang menyerang ketiting bakau (Scylla serrata) dan untuk mengetahui tingkat intensitas, prevalensi dan dominasi ektoparasit yang teridentifikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan untuk menginventarisasi parasit yang ditemukan pada kepiting bakau (Scylla serrata). Metode pengambilan data dilakukan dengan metode observasi  lapangan yang dilakukan pada daerah pertambakan masyarakat Desa Segintung. Sampel yang  diambil berupa kepiting bakau yang masih hidup sebanyak 100 ekor. Pengamatan ektoparasit dilakukan dengan metode smear dibagian eksternal kepiting bakau (Scylla serrata) yaitu bagian karapaks, kaki jalan, kaki renang dan insang. Penelitiaan ini dilaksanakan pada bulan oktober – november 2018. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi prevalensi, intensitas dan dominasi ektoparasit pada kepiting bakau (Scylla serrata) dan data hasil penelitian dianalisa secara deskriftif Hasil penelitian menunjukan  bahwa terdapat 4 jenis ektoparasit pada kepiting bakau (Scylla serrata) yaitu Octolasmis sp, Vorticella, Zoothamnium, dan Epistylis sp. Parasit Octolasmis sp. hanya menyerang bagian insang saja. Zoothamnium sp menyerang bagian karapaks dan insang. Vorticella sp dan Epistylis sp menyerang semua bagian mikrobahitat yang diamati pada penelitian ini (kaki jalan, kaki renang, karapaks dan insang). Jumlah parasit terbanyak ditemukan pada bagian karapaks yaitu 658 individu. intensitas serangan parasit tertinggi yang menyerang kepiting bakau adalah  parasit Zoothamnium sp dengan intensitas serangan sedang. Prevalensi tertinggi terdapat pada parasit Octolasmis sp dengan nilai prevalensi sebesar 0.62%. Parasit yang menyerang kepiting bakau didominasi oleh parasit Epistylis sp yaitu dengan nilai dominasi sebesar  46.05%

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azis, I., Heppi dan Darto. 2013. Identifikasi Ektoparasit pada Udang Windu (Panaeus monodon) di Tambak Tradisional Kota Tarakan. Tesis. Universitas Borneo Tarakan. Tarakan.
Fitriyanti, S. 2016. Keanekaragaman Ektoparasit Kepiting Bakau (Schylla serrata) dari Perairan Tambak Desa Wonosari Kabupaten Kendal. Semarang. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Diponegoro. Semarang
Fitriyanti. S, Desrina, dan Haditomo. C.A.H. 2014. Ektoparasit Kepiting Bakau (Scylla serrata) Dari Perairan Desa Wonosari,Kabupaten Kendal. Prosiding Seminar Nasional Hasil-Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan ke VI. Fakultas Perikanan dan Kelautan-Pusat Kajian Mitigasi Bencana dan Rehabilitasi Pesisir. UNDIP.
Irvansyah, M.Y.A. Nurlita dan M. Gunanti. 2012Identifikasi dan Itensitas Ektoparasit Pada Kepiting Bakau (Scylla serrata) Stadia Kepiting Muda di Pertambakan Kepiting Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Sains dan Seni ITS, 1 (1). Departemen Perikanan.Fakultas Perikanan. Universitas Airlangga. Surabaya.
Mahasri, G., L. Raya, A.S. Mubarak dan B. Irawan. 2008. Gambaran Patologi Insang dan Kulit Udang Windu (Panaeus monodon Fab) yang Terserang Ciliata Patogen dari Famili Vorticellidae (Zoothamniumsp) Berkala Ilmiah Perikanan, 3 (1)
Muttaqin. I, dkk. 2018. Identifikasi dan Predileksi Ektoparasit Kepiting Bakau (Scylla serrata) dari Ekosistem Mangrove Taman Hutan Raya (TAHURA) Ngurahrai. Bali.
Pusat Karantina Ikan- KKP. 2010. Mengenal Octolasmis, Parasit Leher Angsa pada Crustacea. Info Karantina Ikan Edisi 7 Vol. 1.
Sinaga. R. 2016. Strategi Pengelolaan Hutan Mangrove Terhadap Hasil Tangkapan Kepiting Bakau (Scylla sp) Dengan Alat Tangkap Bubu di Desa Alang-Alang Kuala.Universitas Jambi. Jambi
Suhardi, Raharjo,E. I, danSunarto. 2014. Tingkat Serangan Ektoparasit Pada Ikan Patin (Pangasius hypophtalmus) Yang Dibudidayakan Dalam Karamba Di Sungai Kapuas Kota Pontianak. Jurnal Ruaya Vol.1 No.1.
Umasugi, S dan Burhanuddin, S. 2015.Analisis Prevalensi dan Intensitas Ektoparasit Ikan Kerapu Tikus (Cromileptes altevalis) Di Keramba Jaring apung Perairan Teluk Kayeli Kabupaten Buru. Jurnal Ilmuah Agribisnis dan Perikanan Vol 8 Edisi 1. Ternate
Wiyatno, F.H., Subekti, S dan Kusdarwati. R.2012. Identifikasi dan Prevalensi Ektoparasit pada Kerapu Tikus (Cromileptes altivelis) Di Karamba Jaring Apung Unit Pengelola Budidaya Laut Situbondo. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 4 No. 1.
Yulanda. E.I, Dewiyanti. I dan Aliza. D. 2017.Intensitas dan Prevalensi Ektoparasit Pada Kepiting Bakau (Scylla serrata) Di Desa Lubuk Damar, Kabupaten Aceh Tamiang. Jurnal Ilmuah Mahasiswa Kelautan dan Perikanan Unsyiah. Vol 2 no. 11
Published
2019-06-01
How to Cite
Handayani, L. and Rozikin, I. (2019) “IDENTIFIKASI EKTOPARASIT PADA KEPITING BAKAU (SCYLLA SERRATA) DARI HASIL TANGKAPAN NELAYAN DI WILAYAH PERTAMBAKAN DESA SEGINTUNG, KUALA PEMBUANG II”, Sebatik, 23(1), pp. 72-76. Available at: http://jurnal.wicida.ac.id/index.php/sebatik/article/view/446 (Accessed: 27May2019).
Section
Articles