MENGGALI PELUANG EKONOMI KREATIF MELALUI POTENSI DESA (Studi Kasus Desa Suka Maju Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang)

[Please do not cite this paper until June 2021]

  • Benedhikta Kikky Vuspitasari Institut Shanti Bhuana
  • Deffrinica Deffrinica Program Studi Manajemen Institut Shanti Bhuana
  • Shanti Veronnica Br Siahaan Program studi Kewirausahaan Institut Shanti Bhuana
Keywords: peluang ekonomi kreatif, potensi desa

Abstract

Berdasarkan data pelaku ekonomi kreatif Kabupaten Bengkayang sebesar 0.74% artinya banyak potensi yang belum  dimaksimalkan Jika dilihat potensi-potensi yang ada di kecamatan Sungai Betung sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang menopang perekonomian didaerah tersebut namun belum dioptimalkan dengan baik apakah ada peluang ekonomi lainnya.  Tujuan penelitian ini untuk merumuskan apa saja potensi desa yang dapat menjadi peluang ekonomi kreatif di Desa Suka Maju dan Faktor apa saja yang menjadi pengahamabat peluang ekonomi kreatif di Desa Suka Maju. Penelitian ini metode kualitatif pendekatan Studi Kasus, fokus pada masyarakat Desa Suka Maju, sumber data adalah perangkat desa dan masyarakat Desa. Teknik Pengumpulan Data, observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, validitas data dengan triangulasi. Analisi penelitian yaitu dengan tiga langkah tahap  eksplorasi, tahap interpretasikan, tahap kontekstualisasi, hasil penelitian Potensi desa Suka Maju berkaitan dengan hasil pertanian dan pekebunan dimana masyarakat lebih banyak mengolah lahan untuk menanam padi di sawah maupun diladang, selain itu jagung, karet, buah kenari, emas , karet dan sawit yang  menjadi potensi ekonomi kreatif adalah anyaman bambu dan wisata alam. Kurangnya pengetahuan berkaitan dengan rendahnya sumber daya manusia, Kurangnya kesadaran memanfaakan potensi desa, Masyarakat terbiasa melakukan semua hal namun tidak difokuskan, Kurangnya peran desa dalam membina penganyam bambu, Kurangnya modal menjadi faktor penghambat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bekraf (2015) Rencana Strategis Badan Ekonomi Kreatif 2015-2019.
Bonnie Soeherman (2019) Fun Research Penelitian Kualitatif dengan Design Thinking. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
BPS Bengkayang (2019) Statistik Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bengkayang 2019. Available at: https//bengkayangkab.bps.go.id.
Deffrinica, H. V. V. B. (2019) ‘Penguatan Ketahanan Pangan Dalam Meningkatkan Ekonomi Rumah Tangga Petani Dalam Mengentaskan Kemiskinan (Studi Terhadap Kelompok Wanita Tani Maju Bersama Di Perbatasan)’, JBEE : Journal Business Economics and Entrepreneurship, 1(2), pp. 1–8.
Hartono, Utomo, D. and Mulyanto, E. (2010) ‘Electronic Government Pemberdayaan Pemerintahan Dan Potensi Desa Berbasis Web’, Jurnal Teknologi Informasi, 6(April), pp. 9–21.
Hasan, M. (2018) ‘Pembinaan Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Pendidikan Ekonomi’, JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 1(1), p. 81. doi: 10.26858/jekpend.v1i1.5063.
Kartika, R. (2013) ‘Peluang Mengembangkan Kewirausahaan Desa Berbasis Potensi Desa (Studi Deskriptif di Desa Karang Rejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Kampung Suka Jawa Kecamatan Bumi Ratu Kabupaten Lampung Tengah dan Desa Sidoasri Kecamatan Candi Puro Kabupate’, Jurnal Bina Praja, 05(04), pp. 281–300. doi: 10.21787/jbp.05.2013.281-300.
Kreatif, B. E. (2019) Informasi sebaran pelaku ekonomi kreatif.
Maflahah, I. (2010) ‘Analisis Proses Pembuatan Pati Jagung ( Maizena )’, Embryo, 7(1), pp. 40–45.
Makanoneng, V. S., Nurali, E. J. N. and Djarkasi, G. S. S. (2017) ‘Pengembangan Biskuit Kenari (Canarium Indicum L) Berbahan Baku Tepung Sagu Baruk (Arenga Microcarpa)’, Cocos, 1(2).
Nengsi, S. (2019) ‘Analisis Keberlangsung Program Penyediaan Air Minum Dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pasca PAMSIMAS) Di Desa Lilli Kecamatan Matangnga Kabupaten Polewali Mandar’, J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), p. 33. doi: 10.35329/jkesmas.v4i1.233.
Netrawati; S.A (2019) ‘Hambatan dalam pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Lombok Tengah (Studi Kasus pada perajin kain tenun tradisional Dusun Sade)’, Binawakya, 14(4), pp. 2337–2350.
Purnama, R. and Apriliani, A. (2018) ‘Pengentasan Kemiskinan di Desa Talok Melalui Pendidikan Non Formal Berbasis Anyaman Bambu dengan Metode Pembangunan Berkelanjutan Pasal 7 UU No. 13 Tahun 2011 Menuju Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia 2045’, Lex Scientia Law Review, 2(1), pp. 31–46.
Purnomo, R. A. (2016) Ekonomi Kreatif Pilar Pembangunan Indonesia. Ziyad Visi Media.
Razak, A. and Elyta, - (2017) ‘Faktor Penghambat Kerajinan Anyaman Tangan Di Perbatasan Sajingan Besar Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean’, Sosiohumaniora, 19(3), pp. 213–217. doi: 10.24198/sosiohumaniora.v19i3.13403.
Saksono, H. (2012) ‘Ekonomi Kreatif: Talenta Baru Pemicu Daya Saing Daerah’, Jurnal Bina Praja, 04(02), pp. 93–104. doi: 10.21787/jbp.04.2012.93-104.
Soleh, A. (2017) ‘Strategi Pengembangan Potensi Desa’, Jurnal Sungkai, 5(1), pp. 32–52.
Surya, C. (2018) ‘Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Mengembangkan Ekonomi Kreatif Di Desa Citengah Kabupaten Sumedang’, Jurnal Riset Akuntansi Kontemporer, 10(1), pp. 28–33.
Syarifa F.L; Agustina D.W; Nancy C; Supriadi (2016) ‘Dampak Rendahnya Harga Karet Terhadap Kondisi Sosial Ekonomi Petani Karet di Sumatera selatan’, Jurnal Penelitian Karet, 34(1), pp. 119–126.
Trisna, A. (2017) ‘Dampak sosial penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Sungai Sorik Kecamatan Kuantan Hilir Seberang Kabupaten Kuantan Singingi.’, Jurnal Online Mahasiswa, 4(2), pp. 1–13.
Vuspitasari, B. K. and Ewid, A. E. (2020) ‘Peran Kearifan Lokal Kuma Dalam Mendukung Ekonomi Keluarga Perempuan Dayak Banyadu’, Sosiohumaniora. Universitas Padjadjaran, 22(1). doi: 10.24198/sosiohumaniora.v22i1.24078.
Witjaksono, J. (2017) ‘The Assessment of Value Chain and Value Added Analysis of Maize (Case Study in Konawe District, Southeast Sulawesi Province)’, Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(3), pp. 156–162. doi: 10.18343/jipi.22.3.156.
Published
2021-02-02
How to Cite
Vuspitasari, B., Deffrinica, D. and Siahaan, S. (2021) “MENGGALI PELUANG EKONOMI KREATIF MELALUI POTENSI DESA (Studi Kasus Desa Suka Maju Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang)”, Sebatik, 25(1). doi: https://doi.org/10.46984/sebatik.v25i1.1132.
Section
Articles