DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI KELOMPOK LANSIA ST. ANGELA SAMARINDA

[Do not Cite This Paper Until June 2022]

Keywords: Dukungan Keluarga, Depresi, Lansia

Abstract

Lansia adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas, upaya pemeliharaan kesehatan bagi lanjut usia ditujukan untuk menjaga agar para lanjut usia tetap sehat baik secara fisik maupun mental. Depresi pada lansia merupakan gangguan kejiwaan pada alam perasaan yang ditandai dengan kemurungan, kelesuan, ketiadaan gairah hidup, perasan tidak berguna dan putus asa yang disebabkan karena kurangnya dukungan dan pengetahuan keluarga terhadap lansia. Mengetahui tingkat depresi pada kelompok lansia Santa Angela di Paroki Katedral Samarinda terkait dengan dukungan keluarga adalah tujuan dalam penelitian yang menggunakan metode desain cross sectional ini. Sebanyak 44 responden yang sesuai kriteria inklusi terlibat dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga dengan kategori baik sebesar 75%, hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dari dukungan keluarga terhadap depresi lansia dengan nilai p-value 0,022<0,05. Guna menurunkan tingkat depresi lansia, pihak keluarga perlu menyadari apabila lansia menjadi kehilangan minat/gairah dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari maka dapat diberikan dorongan untuk dapat beraktivitas sesuai dengan masa pandemi covid-19, semua pihak khususnya keluarga lansia hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan dan mendukung upaya pemerintah dalam menghentikan penyebaran covid-19.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anissa, M., Amelia, R., & Dewi, N. P. (2019). Gambaran Tingkat Depresi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Guguak Kabupaten 50 Kota Payakumbuh. Health & Medical Journal, 1(2), 12–16. https://doi.org/10.33854/heme.v1i2.235
Astuti, V. (2010). Hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi pada lansia di posyandu sejahtera GBI Setia Bakti Kediri. Jurnal Penelitian STIKES Kediri, 3(2), 85-93–93.
Dini, A., & Hasanah, O. (2010). ( Lonelinnes ) Pada Lansia. 1–7.
Kemenkes. (n.d.). Indonesia Masuki Periode Aging Population. Kemenkes, 2019. https://www.kemkes.go.id/article/view/19070500004/indonesia-masuki-periode-aging-population.html
Kemenkes. (2018). Lansia Sejahtera, Masyarakat Bahagia. Kemenkes.
Nurmalasari, A. (2014). Bentuk Dukungan Keluarga Terhadap Sikap Lansia dalam Menjaga Kesehatan Mentalnya. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Jember, 1–58.
Nursalam. (2017). Metodologi penelitian ilmu keperawatan.
Nusi, Ferani C; Wijayanti, R; Rahayu, E. (2010). Hubungan antara dukungan keluarga dengan respon sosial pada lansia di desa Sokaraja Lor kecamatan Sokaraja. Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing), 5(1), 30–36. https://media.neliti.com/media/publications/108061-ID-hubungan-antara-dukungan-keluarga-dengan.pdf
Riskesdas. (2013). Riset Kesehatan Dasar 2013.
Wafroh, S., Herawati, H., & Lestari, D. R. (2017). Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Di Pstw Budi Sejahtera Banjarbaru. Dunia Keperawatan, 4(1), 60. https://doi.org/10.20527/dk.v4i1.2553
Yusselda, M., & Wardani, I. Y. (2016). Dampak dukungan keluarga terhadap kualitas hidup lansia. Jurnal Keperawatan, 8(1), 9–13.
Published
2022-06-01
How to Cite
Teting, B., Yani, Y. and Jho, Y. L. (2022) “DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA DI KELOMPOK LANSIA ST. ANGELA SAMARINDA”, Sebatik, 26(1), pp. 81-86. doi: https://doi.org/10.46984/sebatik.v26i1.1679.
Section
Articles