ANALISIS PEMANFAATAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DENGAN VARIASI STANDAR MCFARLAND PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) GUSUNG KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA.

[Do not Cite This Paper Until June 2022]

Keywords: Limbah TPI, MOL, Mcfarland, TSS, amoniakk, BOD,COD, minyak lemak.

Abstract

Tempat Pelelangan Ikan (TPI)  Gusung merupakan pusat pelelangan ikan yang keberadaannya sangat penting namun aspek sanitasi di dalam TPI tidak terawat, sehingga perlu dilakukan pengolahan terhadap air limbah yang dihasilkan. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis manfaat MOL sebagai bioactivator pada degradasi limbah cair TPI Gusung dan untuk mengetahui standar McFarland yang optimal dalam pengolahan atau degradasi limbah cair TPI Gusung Kabupaten Bima. Metode yang digunakan yaitu eksperimen dengan menggunakan MOL sebagai starter dengan variasi Mcfarland. Hasil penelitian yaitu pemanfaatan MOL mampu menurunkan pencemar sehingga memenuhi standar baku mutu, dan amoniak adalah parameter penurunan tertinggi pada hari ke-5 dan ke-10 (Mcfarland 0,5, 1 dan 1,5) yaitu <0,062 mg/L, penurunan BOD tertinggi pada akhir pengamatan yaitu pada Mcfarland 1,5 sebesar 1,1 mg/L, dan COD sebesar 24 mg/L pada 1,5 kemudian 31 dan 33 pada Mcfarland 0,5 dan 1. Penurunan minyak lemak (2,92 mg/L ) dan TSS (1,7 mg/L) di akhir pengamatan pada Mcfarland 1,5, dan konsentrasi terendah pada semua parameter yaitu pada bak kontrol. Standar Mcfarland yang optimal dalam mendegradasi limbah cair TPI yaitu 1,5 dengan perkiraan jumlah mikroorganisme sebesar 4,5 x 108 sel/ml, berdasarkan hasil yang diperoleh menunjukkan semakin tinggi Mcfarland (semakin banyak jumlah sel mikroorganisme sebagai starter), maka semakin optimal penurunan konsentrasi pencemar. Saran untuk peneliti selanjutnya agar bisa melakukan identifikasi MOL yang  diaplikasikan pada limbah cair TPI hingga tingkat spesies, agar memudahkan dalam proses perbanyakan dan penyimpanan dalam waktu yang cukup lama sebelum diaplikasikan sebagai bioactivator limbah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ade Firnandito, A., Harahap, S., Purwanto, E. 2020. Pengaruh Pemberian EM4 dalam Biofilter untuk Menurunkan Kadar Minyak dan Lemak Limbah Cair Rumah Makan. Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan Fakultas Perikanan Dan Kelautan Universitas Riau.
Aji, S., A. 2018. Studi Karakteristik dan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik. UNIMMA-Press.
Andika, B., Wahyuningsih, P., & Fajri, R. 2020. Penentuan Nilai BOD dan COD Sebagai Parameter Pencemaran Air dan Baku Mutu Air Limbah Di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Jurnal Kimia Sains Dan Terapan. https://ejurnalunsam.id/index.php/JQ
Asnawati, S., M., Pransiska P., H., dan Nettietalia, B. 2021. Analisis Perbandingan Penurunan Kadar BOD pada Limbah Cair Pencucian Ikan di Beberapa Pasar Tradisional Kota Medan dengan Metode Lumpur Aktif. Jurnal TEK, 33–41.
Badan Standarisasi Nasional. 2004. Cara uji derajat keasaman (pH) dengan menggunakan alat pH meter. Badan Standardisasi Nasional, SNI 06-698.
Fatmawati. 2019. Pemanfaatan bakteri probiotik sebagai upaya penanganan limbah cair industri pengolahan kelapa sawit. UNHAS Makassar.
Malida, F., Izza, R., Nyoman., I., W. 2016. Penyisihan Amoniak Dan Kekeruhan Pada Sistem Resirkulasi Budidaya Kepiting Dengan Teknologi Membran Biofilter. Universitas Diponegoro.
Meilawati, Y., Y, & Lili, M., S. 2019. Identifikasi Kebutuhan Air Bersih Dan Timbulan Air Limbah Tempat Pelelangan Ikan Desa Karangsong, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu. Journal of Community Based Environmental Engineering and Management, Vol. 2, No, 61–68.
Menteri, P., Hidup, L., & Kehutanan, D. 2016. Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia.
Ningrum, P., T. 2017. Kondisi Sanitasi Tempat Pelelangan Ikan dan Pengelolaan Limbah di Wilayah Pesisir Puger Kabupaten Jember. Seminar Nasional Kelautan Dan Perikanan III, 321–326.
Nurhidayah, Lucia R., W. & F. 2019. Pemanfaatan Isolat Bakteri dari Cairan Pulp Kakao sebagai Bioactivator dalam Pengomposan Limbah Kulit Buah Kakao. Jurnal Sains Dan Pendidikan Biologi.
Nuzmiyah, S. 2016. Studi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos dengan Menggunakan Komposter Bata Berongga. Universitas Hasanuddin Makassar.
Oktavia, Devi A., Dita F., & Diah L., A. 2019. Biodegradasi Limbah Cair Tempat Pelelangan Ikan Brondong, Lamongan Menggunakan Bioremedian Asal Limbah Cair Perikanan.
Sa’adah, I. 2021. Kajian Strategi Pengelolaan Limbah Cair di Tempat Pelelangan Ikan Sedati, Sidoarjo. Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Safir, V., M. 2017. Pengolahan Minyak dan Lemak Limbah Industri. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Setiyo, T., R. 2020. Wawasan Lingkungan (N. Syarifatin, A. (ed.); Pertama). A’lam Cahaya Ilmu.
Subhan, M. 2018. Analisis Penanganan Dan Startegi Pengelolaan Limbah Ikan Di Tempat Pelelangan Ikan Tanjung Luar Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Journal Ilmiah Rinjani-Universitas Gunung Rinjani, Vol. 6 No.1.
Panjaitan, R. 2019. Analisa Kadar Amonia (NH3) Pada Air Limbah Domestik di IPAL PDAM Tirtanadi Cemara. Universitas Sumatera Utara Medan.
Titien, S., R. 2018. Dasar-Dasar Pengelolaan Air Limbah Domestik (2nd ed.). Penebar Media Pustaka.
Published
2022-01-14
How to Cite
Nurhidayah, N. and Wahyuningsih, S. (2022) “ANALISIS PEMANFAATAN MIKROORGANISME LOKAL (MOL) DENGAN VARIASI STANDAR MCFARLAND PADA PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) GUSUNG KECAMATAN SAPE KABUPATEN BIMA.”, Sebatik, 26(1). doi: https://doi.org/10.46984/sebatik.v26i1.1685.